Peraturan Konyol

Foto diatas gw ambil di salah satu gedung di kampus UGM. Selama enam hari gw ikut semacam intensive course disana, tepatnya waktu kemarin gw pulang ke Indo. Waktu baca pengumuman itu langsung jengkel karena bisa2nya lo kampus sebesar dan sekeren UGM buat peraturan kaya gitu. Itu kan kampus, tempat orang belajar.  Apalagi pengumuman itu dipasang dijurusan sosial science, yang menurut gw orang-orangnya harusnya lebih terbuka pemikirannya.

Peraturan konyol! Walaupun hal kecil, yaitu melarang orang untuk pake sandal and kaos tapi itu secara ga langsung menunjukkan betapa sempitnya pemikiran fakultas/departemen/orang2 birokrat yang membuat keputusan itu. Dengan membuat larangan memakai kaos dan sandal berarti secara ga langsung mereka punya streotipe kalau org yang pakai kaos and sandal kurang terpelajar atau rendah kualitasnya sehingga mereka ga bisa masuk jurusan itu.

Kalau cuman dari hal sepele (hal berbusana) aja mahasiswa diminta seragam dan sesuai dengan sebuah aturan konyol, mana bisa departemen itu mengajarkan mahasiswa2nya untuk berpikiran secara terbuka dan menghargai pendapat. Mungkin rant gw kali ini juga konyol, krn mgkn juga departemen itu masih bisa menghasilkan orang2 yang berpikiran terbuka. Tapi asli. Peraturannya konyol banget!!!

Gw cukup jengkel waktu lihat peraturan itu. Pas gw pakai kaos lagi. hahaha. Besok2nya gw nekat pakai kaos lagi. Malah di beberapa hari terakhir gw sengaja pake celana pendek, kaos, and sandal. Biar nunjukkin ke mereka kalau ga ada hubungannya antara cara berpakaian dan kemampuan intelektual seseorang.

Pernah gw ingin menanyakan tentang ruanganan mana yang gw bisa pakai buat mengerjakan tugas ama admin tata usaha gedung itu. Bener2 literally gw liat mata dia scanning busana gw dari atas sampai ke bawah. Bodo amat. Bisa2nya institut pendidikan nempelin peraturan ga masuk akal gitu.

 

2 thoughts on “Peraturan Konyol

  1. ” Dengan membuat larangan memakai kaos dan sandal berarti secara ga langsung mereka punya streotipe kalau org yang pakai kaos and sandal kurang terpelajar atau rendah kualitasnya sehingga mereka ga bisa masuk jurusan itu ” — hahaha, mungkin bukan begitu juga maksudnya. dulu di kampus saya juga ada dosen yang melarang mahasiswa pakai sandal. padahal paling enak tuh pakai sandal. santai abis. tapi bukan karena mahasiswanya bodoh. lebih karena dosennya ternyata berpakaian rapih dan dia mungkin senang jika mahasiswanya rapih juga🙂 . ada loh dosen – dosen yang nggak suka melihat mahasiswanya berpenampilan cuex. dosen saya salah satunya. kalau ngajar pakai dasi. jadi anak-anak diminta paling tidak pakai kaos berkerah dan sepatu. hehehe …

    by the way, salam kenal Yoel. tulisan2x kamu enak dibaca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s