Ngos2an di China.

Akhirnya gw niat juga buat ngelanjutin nulis tentang my Beijing trip!!! Kali ini gw akan cerita ttg the Great wall. Karena menurut gw, great wall china ini salah satu dari highlight jalan2 gw ke Beijing. Ke sana cuman barenga Nancy karena si Alexis udah pernah kesana tahun lalu and the other US students udah pulang ke US.

Nah gw beruntung bgt ada temen local yang kasih tau spot2 terbaik buat hike great wall ini. Karena ternyata Great Wall ini ada beberapa spot di sekitar Beijing yang bisa dikunjungi. Most tourists will go to Badaling which is daerah ini katanya touristy banget, udah ga original, crowdy and full of people. Cuman enaknya tempat ini deket ama Beijing, ga perlu ngos2an hiking lama (di wall-nya ada handrailnya bahkan!!), and tetep bisa lihat pemandangan. Gw sih males begitu denger bakal penuh orang gt. Jadilah gw nanya opsi lain, yang less touristy. Walau harus ngos2an hike great wallnya.

Ada dua opsi lain yang disodorin gw, yang pertama ke bagian Mutianyu. Hiking lumayan tough, tapi bisa naik kereta gantung ke daerah wall-nya, cons lainnya wallnya kurang original di daerah itu. Nah opsi terakhir ke daerah Simatai. Hiking lebih ngos2an (4jaman), ga ada kereta gantung untuk ke wall-nya.  Tapi prosnya wallnya masih original and less tourists. Opsi terakhir cukup menggiurkan walau gw takut ga sanggup hikingnya. Tapi akhirnya gw and Nancy sepakat pilih opsi yang Simatai, dengan pasrah bakal bisa selesai-in hikingnya atau ga.

It turned our that we made the right decision! Keringat ngos2annya nurut gw worth it banget. Jadi di spot Simatai ini kita harus hike ngelewatin 22 towers. Pemimpin hiking-nya bilang gini “the first 6 towers will be the toughest part to hike, then the second section will be tougher, and lastly the very original section will be super tough to hike” hahahah.

Tapi buat yang ga sanggup di tengah perjalanan ada dua opsi, yaitu pulang balik dari tower ke 5 (ada shortcut balik ke parkiran bus) atau pulang balik dari tower 10 (ada kereta gantung dari situ). Gw udah ancang2 aja bakal balik dari tower ke-10. hahaha

Dan benar, emank lumayan ngos2annya. Dari satu tower ke tower lain kudu naik tangga yang buju-buneng tingginya. Menurut gw perjalanan 3 tower itu sama ama sekali naik-turun candi borobudur. Jadi bandingannya kalau lewatin 22 tower itu kaya naik-turun candi borobodur 7 kali. hahahah. Untungnya permandangan dikanan-kirinya keren banget.

But at the end we made it!!! Gw jalan dari spot Tinshanling ampe ke Simatai. hahaha. Puas banget, terutama di 10-an tower terakhir gw ngerasa itu great wall keren banget. And keliatan masih original juga. Tangga batunya pada bolong2 and susah didaki, reruntuhan tower dimana-mana. Tapi keren aja. Hahaha

Buat logistiknya, ada bus yang bisa dinaikin ke daerah Simatai ini. Sekitar 2-3 jaman kesana. Harga 20-an RMB  sekali jalan (30rban) atau 40-an RMB bolak balik plus tiket masuk 45RMB. Kalau ga mau repot, bisa ikut rombongan backpacker2 gitu, ikut hiking tour seharga 120-an RMB (180rb-an) . Udah tinggal naik bis bareng2 grupnya. Jadi yang agak repot 85RMB. Yang udah diaturin 120 RMB. Biasa kudu berangkat pagi2 and nyampe di great wallnya sekitar jam 11-an. Untung gw kesananya waktu musim Fall, jadi walau panas ga sampai kena heat. Don’t forget to bring food, water, and sun block.

So…For everyone who want to hike the “real” Great Wall around Beijing, I recommend to go to this spot. Not an easy hiking but it is totally worth it!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s