Othak-Athik Gathuk antara Partai Politik di Indonesia dan Tech Companies di Amerika Serikat

Hanya untuk hiburan. Jangan terlalu dianggap serius.

1. Microsoft dan Demokrat

Manajer tempat saya bekerja sekarang, pernah  bertahun-tahun bekerja di headquarter Microsoft di Redmond, USA. Dia pernah berkata bahwa Microsoft adalah pilihan terakhirnya jika dia terpaksa harus bekerja di big tech companies lagi. “It is like hell working there. After you become a manager, you don’t really work for creating value anymore. But you are just so busy dealing with some ludicrous office politics. Microsoft only survives because of its Windows and Office. Without them, they are just waiting to die.” Opininya mungkin ada banyak benarnya, harga saham Microsoft mengalami kenaikan pesat pada selang tahun 1999-2001. Tapi sejak itu nilai sahamnya terus turun, dari pernah meraih harga 60$-an hingga mencapai nilai cukup stabil di kisaran 30$ per lembar sahamnya. Tidak banyak produk inovasi yang dikeluarkan sejak mereka membuat Windows dan Office. Revenue perusahaan benar-benar tergantung oleh dua produk ini. Pernah mencoba pasar baru dengan Windows Phone dan Windows Tablet. Tapi keduanya dianggap gagal. Satu-satunya berita bahagia mungkin berasal dari perangkat gamingnya, yaitu Kinect dan Xbox. Yang cukup memberi warnaexperience baru dalam dunia gaming.

mockup_16

Siapakah Microsoft di peta perpolitikan Indonesia? Tidak lain dan tidak bukan adalah Demokrat. Demokrat ini bergantung sepenuhnya pada figur SBY, seperti Microsoft bergantung sepenuhnya pada Windows dan Office. Tapi selain SBY, tidak ada figur lain yang dipandang berhasil dilahirkan oleh Demokrat. Pernah mencoba berinovasi dengan melahirkan Anas Urbaningrum sebagai calon presiden dari kader muda, tapi berhenti dan gagal di tengah jalan. Persis layaknya Windows Tablet dan Phone-nya Microsoft yang babak belur di pangsaran. Sepercik harapan ada di sistem konvensi yang sedang digadang-gadannya. Ajang pemilihan calon presiden yang bak pemilihan Indonesian Idol ini diharapkan bisa memberi angin segar bagi popularitas Demokrat, seperti Windows 8 yang diharapkan bisa memberi experience yang fresh dan mengalahkan sistem operasi Mac. Tetapi tampaknya end users akan kecewa karena setelah memakai Windows 8, mereka merasakan bahwa tidak ada banyak perubahan di Sistem Operasi itu. Karena ujung-ujungnya itu masihlah Windows, dengan bungkus apapun. Karena ujung-ujungnya tetap titah SBY yang menentukan, seperti apapun gemerlapnya konvensi.

2. IBM dan Golkar

IBM adalah perusahaan teknologi yang cukup tua dengan ribuan inovasi dan penemuan yang telah ditemukan selama 102 tahun berdiri. Ketika saya bekerja praktek di IBM Indonesia, saya baru mengenal bahwa produk penemuannya bermacam-macam dan menjangkau hampir di semua segment produk teknologi dari mulai perangkat lunak, perangkat keras, infrastruktur, consultingmainframecomputer, hingga nano teknologi. Perusahaan teknologi dengan jumlah pekerja terbesar di Amerika Serikat (lebih dari 400 ribu karyawan) ini jelas mempunyai revenue dan jaringan yang sangat kuat.

mockup_15

Golkar adalah layaknya IBM di dunia tech companies. Partai tua yang mempunyai jaringan yang kuat dan besar. Jumlah pundi-pundi yang hampir tak terbatas. Ia cukup licik. Partai ini tidak pernah ikut dalam perang ideologi. Mulai tahun 2004 hingga sekarang, dengan siapapun yang memenangkan pemilu presiden, mereka selalu ikut bergabung dan ikut memakan pie kekuasaan. Sungguh enak,  Seperti IBM yang tidak perlu ikut pertarungan antara Android dan Iphone, ataupun Windows dan Mac OS, tapi Ia selalu mendapat revenue dari produk-produk ini. Semikonduktor IBM dipakai di semua game console. Tidak perlu, ia ikut peperangan antara Nitendo, Xbox, ataupun Sony Playstation.

Tidak ada orang yang berbangga dan berkoar-koar karena memakai barang produk IBM, seperti juga tidak banyak anak muda yang bangga menjadi konstituen Golkar. Tapi banyak orang yang tidak punya pilihan lain selain memakai produk IBM yang sudah dimana-mana (ATM, teller machines, servers, etc). Dengan pelan dan pasti, dengan jaringannya yang kuat dan impian untuk mengulang kejayaan masa lalu, Golkar mungkin menguasai Indonesia lagi. Ia memenangkan hampir sebagian besar pertarungan kepala daerah. Partai ini pun dalam survey-survey sering memenangkan peringkat pertama. Sulit tampaknya Indonesia bebas dari cengkraman partai yang besar dan kuat ini walaupun terkadang sangat licik.

3.  Amazon.com dan PDIP

Student mana yang tidak pernah memakai situs Amazon.com. Semua barang yang dijualnya selalu lebih murah daripada harga toko-toko fisik. Siapa yang tidak suka barang yang sama dengan harga yang lebih murah? Banyak kalangan terutama pelajar dan middle to low class people yang bergantung pada amazon.com untuk mendapatkan barang yang murah. Best deal adalah ideologi pemakai situs penjual online terbesar di dunia ini. PDIP bisa diumpamakan seperti Amazon.com. Partai ini mempunyai kader-kader yang setia. “Wong-wong cilik” yang terpesona dengan ideologi Bung Karno dan empat pilar kebangsaannya.

mockup_14

Jeff Bezos, founder dari Amazon.com pernah dikritik di sekitar tahun 1999 karena ia mempunyai strategi bisnis yang tidak lazim. Selama beberapa tahun, perusahaan ini merugi karena menggunakan semua revenue-nya untuk investasi. Namun ketika terpaan ekonomi menghatam perusahaan-perusahaan teknologi di tahun 2001, Amazon bertahan dan keluar sebagai pemenang dengan menghasilkan 5 juta dollar profit dalam quarter ke empat tahun itu. Megawati, pilar utama PDIP jugalah seseorang yang unik. Berkali-kali almarhum suaminya, Taufik Kiemas membujuknya agar PDIP bisa bergabung dengan pemerintahan. Bertahun-tahun menjadi oposisi membuat pundi-pundi uang PDIP semakin menipis dan habis. Tapi keputusan Megawati untuk tetap menjadi oposisi (walaupun mungkin berdasarkan alasan emosionalnya) tampaknya akan membuahkan hasil. PDIP digadang-gadang akan bersaing dengan Golkar dalam menjadi pemenang pemilu tahun depan.

Ideologi “best deal” tidak hanya dipunyai oleh para pemakai layanan Amazon.com. Namun perusahaan yang berheadquarter di Seattle ini terkenal dengan budaya frugal-nya. Teringat ketika saya berkunjung ke perusahaan ini, dari beberapa ruangan yang saya masukin, saya melihat pintu-pintu tua yang dimodifikasi untuk dijadikan meja-meja rapat. “We are a frugal company” jawab salah satu Amazonian, ketika saya bertanya asal-usul meja-meja bekas itu. PDIP layaknya Amazon juga mempunyai pemimpin-pemimpin yang menghidupi ideology yang dijualnya. Mereka adalah kader-kader yang militan dan berideologi kuat.

Produk Amazon yang terakhir cukup fenomenal: Tablet Kindle. Tablet-tablet ini dijual dengan harga jauh dibawah harga produksi dengan tujuan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas lagi. Amazon tidak bodoh, dengan menjual Kindle dengan harga murah, diharapkan para pemakai yang menyukai ideology “best deal”  akan berbondong-bondong membeli produk itu. Tujuan akhirnya diharapkan mereka akan “terpaksa” membeli produk-produk e-book (Kindle book) yang mempuyai margin profit sangat tinggi ini. Apa produk PDIP terakhir yang berusaha dijual? Tidak lain tidak bukan adalah Jokowi. Jokowi berhasil menaikkan popularitas PDIP dan selalu memenangkan setiap survey pemilu presiden pada waktu-waktu sekarang ini. Dengan metode blusukannya yang terkenal semakin banyak lagi wong cilik yang terkesima dengan figure ini. Dengan semakin naiknya populuaritas Jokowi diharapkan PDIP akan meraup semakin banyak suara. Walaupun seperti kualitas Kindle Fire yang diragukan, kinerja Jokowi sebagai Gubernur di Jakarta sebenernya masih tanda tanya besar.

4. Apple dan PKS

Tidak bisa dipungkirin Apple mempunyai fan base yang sangat luas dan fanatik. Setiap kali mereka me-release sebuah produk baru, para fanatik pengguna Apple ini akan berjajar membuat antrian di depan Apple Store mulai sejak tengah malam. Apple memang mempunyai produk-produk yang unik, berkelas dan elegan. Steve Jobs salah satu pentolan Apple dikagumi orang jutaan orang di dunia. Ketika Ia meninggal, jutaan Apply fanboy ikut berduka dan menganggapnya sebagai Tuhan yang baru saja meninggal. Barang-barang apple terkenal sangat mahal dan over price. Jauh diatas harga yang sepatutnya untuk nilai sebenarnya produk tersebut. Namun walau mengetahui itu, Apple fanboy akan selalu menutup matanya. Ikon buah Apple itu sudah terlalu tinggi harganya. Sehingga pilihannya hanya dua: Apple product atau tidak sama sekali. Tidak jarang, apple fanboy akan berhenti berpikir secara logis karena Apple sudah menjadi agama sejatinya.

Apple memang cukup berhasil dalam berinovasi, Ia membuat creative destruction dengan produk-produk inovatifnya seperti iPod, iTunes, iPad, Mac book air, dan iPad. Namun sejak meninggalnya Steve Jobs, inovasi yang dikeluarkan perusaahan ini bisa dibilang lesu dan mengkhawatirkan. Harga saham Apple memang masih sangat kuat. Namun tidak mustahil jika suatu saat pangsa pasar mereka direbut oleh kompetitornya, seperti pangsa pasaer iPhone yang mulai direbut oleh Android phones buatan Samsung, Sony, Motorola, dsb.

mockup_13

Tidak bisa dipungkiri PKS mempunyai basis kader yang sangat kuat, luas, dan fanatik juga. Setiap kali partai ini melakukan pengajian, ratusan hingga ribuan kader akan menghadirinya. PKS memang merupakan partai yang mempunyai karakter unik: ideologi Islam yang kuat, citra partai politik yang bersih, dan jaringan yang menjamur di kampus dan masjid-mesjid. Ketika kader-kadernya terkena kasus-kasus hukum, para kadernya tidak bergeming kepercayaannya pada partai dan menganggap bahwa pemimpin mereka sedang dizalimi. Padahal sebenarnya sudah rahasia umum kalau citra partai islam yang bersih sudah tidak patut disandang PKS, ideology Islam hanya dipakai topeng untuk meraih suara sebanyak-banyaknya. Kualitas pemimpin PKS tidaklah setinggi citra yang berusaha ditampilkannya. Namun banyak kader PKS yang sudah terlalu cinta mati dengan PKS. Membela PKS sudah seperti membela Islam. Sehingga pilihannya hanya dua: PKS atau golput. Tidak jarang, para pencinta PKS ini berhenti berpikir secara logis mengenai kasus-kasus hukum yang menimpa pemimpin-pemimpin mereka.

PKS memang cukup berhasil dalam meraih konstituen Islam, Ia membuat gebrakan dengan sistem kaderisasinya yang kuat di masjid-mesjid, kampus-kampus, dan di kota maupun perdesaan. Namun sejak banyaknya kasus hukum, kasus korupsi, dan  kasus pornografi yang menimpa elite-elite partainya, partai ini belum mengeluarkan gebrakan-gebrakan baru. Loyalis-loyalis sejati partai masihlah sangat kuat. Namun tidak mustahil jika suatu saat market konstituen Islam mereka akan direbut oleh partai-partai yang lain.

5. Oracle dan PPP

Oracle adalah salah satu pemain lama dalam dunia perteknologian. Pernah bersinar dengan sistem manajemen basis datanya. Namun suaranya sedikit terdengar sekarang. Sedikit para ilmuwan brilian yang memilih untuk bekerja di perusahaan ini. Inovasi sudah tidak pernah terdengar dari perusahaan ini lagi. Lalu apa yang mereka sibuk lakukan? Mereka sibuk menuntut perusahaan-perusahaan lain yang menggunakan hak-hak patennya. Dengan punya hak paten Java, Oracle sibuk mencari-cari perusahaan teknologi lain yang menggunakan Java dan berharap mendapatkan share uang dari mereka. Teman saya yang bekerja di Sillicon valley pernah berkata dengan sinis: “Oracle itu lebih mencari pengacara yang jago dibidang intellectual property disbanding software engineer. Karena kerjaan mereka tiap hari cuman suing perusahaan lain, bukan bikin software baru.” JIka hanya mengandalkan hak-hak paten yang dia pernah punya sebelumnya, Oracle tinggal menunggu waktu untuk mati apalagi jika orang-orang sudanh tidak menggunakan Java lagi.

mockup_17

Persis seperti Oracle, PPP pernah bersinar ketika menjadi satu-satunya partai Islam di Indonesia. Tapi jumlah pendukungnya terus menurun secara drastis sejak tahun 1999. Partai yang sebenernya secara terang-terangan mengatakan bahwa mereka menginginkan hukum syariah Islam berdiri di Indonesia. Namun Ia hanya mengandalkan konstituen-konstituen tua yang setia pada partai ini sejak jaman orde baru. Jika konstituen-konstituen ini mati, mungkin saja PPP ikut mati bersama mereka.

6. Blackberry dan PKB

mockup_12

Blackberry dengan BBM dan PKB dengan NU. Jika BBM mati, kemungkinan Blackberry akan mati juga. Jika NU berhenti mendukung, PKB mungkin akan mati juga. Blackberry pernah Berjaya ketika jumlah smart phone tidak banyak. Dengan menjadi salah satu smart phone yang pertama kali dijual di pasaran umum, Blackberry dipercaya sebagai ponsel untuk departemen-departemen milik pemerintah di Amerika. Masih dianggap merajai pasar ponsel pintar di Indonesia dan India, walaupun sedikit demi sedikit pangsa pasarnya diambil oleh Apple dan Android phones. PKB pun pernah berjaya. Gus dur pernah menjabat sebagai presiden RI walaupun akhirnya diturunkan. PKB masih dianggap merajai daerah pemilihan Jawa Timur yang mempunyai basis massa NU yang kuat. Terakhir PKB mencoba memakai Rhoma Irama sebagai vote getter. Langkah ini dipertanyakan keefektifannya. Tapi kita lihat saja apakah ini merupakan tindakan yang bijaksana oleh elite PKB. Seperi halnya juga, kita lihat saja langkah kontroversial Blackberry yang akan merilis BBM di platform Android dan iPhone. Apakah ini tindakan yang bijaksana atau justru akan menghancurkan Blackberry (PKB)?

7. Google dan Gerindra

Google menghasilkan profit pertahun yang masih jauh dibawah perusahaan-perusahaan teknologi lainnya (Microsoft, Apple, Amazon.com, etc). Tapi situs pencari Google masih menjadi search engine yang paling banyak dipakai di dunia. Bahkan revenue utama dari perusahaan tentu saja dihasilkan oleh produk ini. Namun kontroversi Google search engine tidak jugalah sedikit. Beberapa tuntutan hukum pernah ditembakan kepadanya yang biasanya berputar dari usaha licik Google untuk memanipulasi hasil pencarian yang bisa menghasilkan profit kepadanya. Tapi Google bertahun-tahun masih dianggap sebagai tempat impian kerja yang utama bagi software engineer. Walau revenue Google sekarang masih sepertiga dari revenue Apple, tapi banyak smart and brilliant engineer yang memilih bekerja disana.

mockup_10

Gerindra masihlah partai yang kecil. Tapi tidak ada satu orangpun yang meragukan popularitas Prabowo. Semua survey public meramalkan Ia akan memenangkan pemilu 2014 jika Jokowi tidak mencalonkan diri. Namun Prabowo bukan tanpa celah. Ia dibayang-banyagi dengan rumor keterlibatannya dengan pelanggaran HAM pada kerusuhan Mei 1998. Tapi Prabowo entah kenapa masih sangat popular. Mungkin ia merupakan antithesis sosok SBY yang tidak decisive dan lemah. Sehingga ketika pamor SBY turun, pamor Prabowo melesat naik. Gerindra masihlah partai kecil, tapi kita lihat bersama ama pada pemilu 2014, Prabowo bisa mendongkrak suara Gerindra.

8. Twitter dan Nasdem

Twitter perusahaan teknologi yang sangat muda. Berdiri di tahun 2006 dan sejak itu Ia mendapatkan funding dari banyak Venture Capital. Jumlah pengguna Twitter cukup besar, sekitar 200 juta pengguna dan hanya Facebook yang bisa menyainginya. Dengan jumlah pengguna yang begini besar Twitter dinilai dengan harga yang cukup tinggi walaupun orang masih meragukan bagaimana Ia bisa memonetisasi servicenya. Riset membuktikan bahwa sekitar 40% dari racauan di twitter (tweets) hanyalah berisi “pointless babble”.

mockup_11

Nasdem adalah salah satu partai politik muda di Indonesia. Pemilu 2014 akan menjadi ajang pertarungan pertamanya. Nasdem mengandalkan jaringan media Surya Paloh yang kuat (Metro TV, Media Indonesia). Surya Paloh gemar memberikan pidato khasnya yang tampak menggebu-gebu, memberikan harapan akan Indonesia yang baru. Walaupun tidak sedikit orang yang melihatnya hanya sebagai “pointless babble”.

9. Yahoo dan Hanura

Tidak jelas warna perusahaan Yahoo. Search engine dan produk emailnya dikalahkan Google. Social networknya tidak pernah terdengar. Riset-riset cutting edge diberhentikan karena kekurangan dana. Dulu ia bergantung pada mesin pencarinya. Sayangnya mesin pencarinya sekarangkalah pamor dengan mesin pencari dari Google. Publik melihat bahwa hanya tinggal menunggu waktu untuk perusahaan ini mati ditelan perusahaan muda lainnya yang lebih inovatif. Namun angin segar akhirnya dihirup oleh Yahoo sejak Juli tahun lalu. Bekas elite Google, Marissa Mayer hijrah ke Yahoo dan membuat banyak perubahan. Ia menjadi CEO dan lewat kebijakan2nya, Ia mengakuisisi banyak perusahaan2 baru seperti Tumblr dan tidak lupa Ia menghidupkan riset yang sudah lama mati suri. Bahkan akhir-akhir ini diberitakan Yahoo akan meng-hire 40 ilmuwan baru untuk lembaga riset mereka. Apakah Yahoo akan berhasil? Saya ragu, tapi tidak ada yang pasti dalam dunia teknologi Amerika Serikat.

mockup_18

Hanura juga tidak mempunyai warna ideology yang jelas. Ia merupakan partai nasionalis pecahan Golkar yang suam-suam kuku. Wiranto yang seharusnya menjadi pilar utama partai ini tidaklah terlalu popular. Dikalahkan oleh mantan bawahannya, Prabowo. Angin segar datang ketika Harry Tanoesoedibjo hijrah dari Nasdem ke partai ini. Dengan bergabungnya taipan media ini, pundi-pundi Hanura dipastikan tidak akan kering lagi. Setidaknya Hanura akan gencar menyiarkan iklan-iklan partainya di beberapa stasiun media yang dimiliki Harry Tanoe. Apakah Hanura akan berhasil? Saya ragu, tapi tidak ada yang pasti dalam dunia perpolitikan Indonesia.

4 thoughts on “Othak-Athik Gathuk antara Partai Politik di Indonesia dan Tech Companies di Amerika Serikat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s