Gelembung Diaspora Indonesia

IMG_6584

My hypotheses are :

  1. Many Indonesian diaspora always think that living overseas are always better
  2. Many Indonesian diaspora tend to belittle other Indonesians who never live abroad

All of those hypotheses came from my analyzes about myself and other Indonesian diaspora.

Many Indonesian diaspora always think that living overseas are always better

Mental dijajah memang susah dihilangkan dari orang Asia (gw). Gw cenderung berpikir semua yang berbau kebarat-baratan, yang berbau liberal, dan yang berbau modern selalu lebih bagus daripada yang terlalu Indonesia, konservatif, dan kolot.  In some senses, it is true. Gw masih berpikir cara berpikir orang Barat yang cenderung lebih bebas. lebih masuk akal buat gw. Tapi belon tentu bahwa semuanya yang berbau barat itu lebih bagus dibanding di Indonesia. Sering kali gw iri melihat orang2 Indo yang posting makanan-makanan Indonesia atau enjoy all the middle class privilege in Indonesia (e.g: drivers, maids, cooks, cheap foods, etc). Dan sadar atau tidak sadar,  to compensate that then I will do my revenge by boasting on how good is my living quality here (no traffic jam, go home early, can do outdoor sport conveniently, etc). It is just show on how insecure I am.  Komen-komen yang diawali “Kalau disini…” atau “Kalau di (sebut negara barat dimana Ia tinggal sekarang)…- “biasanya berisi kata-kata sombong ini yang berisi perbandingan dengan kehidupan di Indonesia. Tapi makin kesini gw percaya bahwa ga ada yang lebih baik antara living in western countries or living in Indonesia. For some Indonesias, it will be like a hell to go back working in Jakarta and for some others, it will be also like in Hades to live in Scandinavian countries. So pick your poison.

Many Indonesian diaspora tend to belittle other Indonesians who never live abroad

Sering banget setiap kali gw baca koran online Indonesia atau baca komen temen2 gw di facebook yang aneh2, ga logis, fanatis, dan ga toleran, gw biasanya langsung berkesimpulan: ini orang pasti hidup dalam sangkar emas, ga pernah ketemu orang beda bangsa jadi pikirannya sempit abis. Which is actually I also just show on how close minded I am by making that quick conclusion. :p

Temen2 Indonesia gw di Jerman juga sering kali mengagungkan tentang betapa susahnya kuliah di Jerman dan betapa ia melihat temen2nya sebayanya yang di Indonesia bisa main2 waktu kuliah di Indonesia. Apalagi kalau ketemu sama orang Indonesia FOB (fresh off the boat), bisa2 si FOB diterjang abis dengan beberapa streotipe orang Indonesia.

Beberapa streotipe orang Indonesia emang kadang benar -> ga mau ngantri, ga bisa bilang maaf/terima kasih, lelet, kolot, close minded, dll. Dan hal-hal itu baru jadi bener2 keliatan/dipelajari ketika orang2 Indonesia diaspora ini tinggal di luar negeri. Makanya kadang orang Indonesia diaspora ketika lihat orang Indonesia yang melakukan hal2 stereotipe itu jadi kaya lihat orang Pariah aja (“See! That’s why I hate Indonesia! – (aka my old habits)” – the Diaspora will think).

Dua hipotesis diatas mungkin adalah alasan kenapa di Indonesia ada bubble-bubble kumpulan orang Indonesia yang pernah tinggal (lama) di luar negeri. Mereka membentuk bubblenya sendiri. Misfits diantara orang-orang Indonesia “Pariah” lainnya. Bikin gereja sendiri atau di kafe kopi bisa nyambung ngomongin obrolan tentang (1) betapa buruknya hidup di Indonesia sekarang (2) betapa enaknya negara Barat yang dulu kita tinggal.

Jadi menurut gw ada provinsi ke -35 di Indonesia, which is Diaspora Indonesia. Kita punya streotipe untuk provinsi2 di Indonesia: orang Jawa Timur biasanya suka X, orang Sumatera Utara biasanya suka Y, orang Papua biasanya suka Z. Nah, somehow selama gw bertemu dengan orang-orang Indonesia di Seattle, Singapore, atau Jerman atau selama gw traveling di luar, somehow gw bisa merasakan ada benang merah karakter/streotipe orang2 ini. Nah yang jelek2 ya dua di atas tadi. :p Dan gw termasuk yangs sering juga melakukannya.

Can you relate with my experience?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s