Naked. Servus. Bacteria. Getrennt. Prost!

I think I have been having a writer block for too long. Even until now, I really want to write something but I don’t know what I should write. So here it is, I will just write a very simple writing. 5 things that I find unique in Germany.

1. Naked

Di US gw uda mulai terbiasa mandi di kamar mandi gym yang semuanya nya pada naked walau awalnya aga risih juga. Tapi orang Jerman menurut gw take it to another level. Even di Sauna, di lake, mereka juga ga risih buat naked. Bahkan di Sauna, justru dimarahin kalau pake celana. Lebih parahnya lagi, gw denger ada Sauna yg buat gabungan cowok and cewek, I just don’t know. Di gym kantor aja gw uda lumayan risih liat belalai-belalai gajah yang bergelantungan. Gw ga bisa ngebayangin kalau masuk sauna naked dan ketemu neneknya temen gw. :p

2. Servus

Servus (I am on your service), adalah sapaan khas Bavaria. Yang gw mau omongin bukan Servus-nya tapi kebiasaan orang Jerman buat menyapa orang asing ketika masuk atau meninggalkan sebuah ruangan tertutup yang cukup kecil semisal ruang tunggu praktek dokter atau ruang ganti di gym. Nurut gw lucu aja. Jadi misalin gw nunggu di ruang tunggu dokter, setiap beberapa menit pasti ada orang yang keluar masuk ruangan itu. Dan di setiap kali seseorang keluar masuk, mereka bakal bilang “Servus!” dan seisi ruangan akan menjawab dengan “Servus”. Begitu juga ketika orang keluar, dia akan bilang “Cao” dan dibalas dengan belasan “Cao” dari orang-orang lain.

 

3. Anti bacterial liquid

Emang dari sononya gw orang Indonesia yang suka kebal ama bakteri, jadi gw lmyan ga terlalu tau tentang sabun anti bakteri ini. Masalahnya hampir orang Jerman di tim gw punya sabun anti bakteri ini di meja mereka. Here and there mereka akan pencet botolnya and usap2 di tangannya. Kalau gw tanya kenapa, mereka suka bilang, “Ya kan tiap hari salaman ama orang, pegan handle pintu, dsb. Gw ga tau ada berapa bakteri disana”. Hahahah. Parnonya seragam. Kebiasaan yang menurut gw cukup baik, gw temuin di gym. Jadi setiap satu orang selesai pake satu alat, dia bakal ambil tisu, trus kasih sabun anti bakteri di tisunya, and kembali ke alat yang dia abis pake buat dilap dengan tisu itu. Tujuannya biar orang yang berikutnya pakai ga kena bakteri dari orang sebelumnya.

4. Getrennt oder Zusammen

Setiap kali abis makan and nanya bill, hampir di semua restoran bakal nanya “Getrennt oder Zusammen?”. Yang artinya “Bayar sendiri-sendiri atau sama-sama?”. Privilege yang ga mungkin banget diterima orang di US. Haha. Kalau kita jawab Getrennt, si waiternya beneran bakal nanya pesenan kita satu-satu dan diitungin berapa yang harus bayar. Budaya ini tapi uniknya ga cmn gw temuin di Jerman tp juga di Belanda, Swiss, Ceko, dan Austria.

5. Prost!

Sebelum makan biasanya kita “Prost!” yang artinya “Cheers!”. Trus ketika kita Prost, tabu kalau mata kita ga ngeliat mata orang yang gelasnya kita Prost. Kalau melanggar, konon katanya bakal have bad sex life for 7 years.🙂

 

 

One thought on “Naked. Servus. Bacteria. Getrennt. Prost!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s