About Me

Terlahir di Solo, dulu sempat belajar di jurusan teknik Informatika, di kampus jalan Ganesha Bandung. Sambil menyelesaikan skripsi, dia mengajar anak SMA di sekolah keren bernama Cahaya Bangsa Classical School selama dua tahun. Lalu dia mendapat kesempatan untuk melanjutkan studinya (belajar tentang UX) di salah satu kampus tercantik di negara Paman Sam dengan bantuan dari Senator Fulbright. Setelah sempat menjadi UX professional di salah satu enterprise-software company di Seattle, dia bermigrasi lagi ke Singapore untuk menjadi UX designer di sebuah mobile analytics company. Pertengahan 2014, Ia resmi menjadi nomaden sejati dengan berpindah lagi ke Jerman, dan bekerja sebagai Usability Engineer di salah satu perusahaan sport apparels terbesar di dunia. Terakhir dia pindah lagi ke Asia untuk bekerja di perusahaan ride sharing app. Kali ini bisa do research di Indonesia, Thailand, Singapore, Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Udah ga tau sebenernya dia maunya apa.

Sesekali di waktu luang suka mengerjakan proyek UX evaluation di startup2 company di Indonesia.

Sangat tertarik ranah Human Computer Interaction, Usability, Human Centered Design, User Experience, Usability Testing,  dan Information Visualization.

You can also shoot me an email at yoelkrisnanda (at) gmail (dot) com, follow my twitter at @yoel_krisnanda, enjoy my instagram snapshots, or visit my linkedin page.

Cheers,

Yoel

11313308_431495277032580_171525344_n

25 thoughts on “About Me

  1. Hi Yoel, tulisan Fulbright Journey sangat menarik. hehehe coba baca dari bulan Agustus utamanya untuk tips memilih Universitas. *deg deg an menunggu submission plan mode on*

  2. halo Yoel, nama gw William, gw ude baca tentang artikel yg berhubungan dengan kekristenan itu, wow ya gw ada setuju…ada ga setuju…tapi ya udalah bukan itu fokus gw dlm ngajak ngobrol lu…

    fokus utama gw adalah mau nanya sama lu tentang Kekristenan, apa sih menurut lu yang menjadi hal yang perlu diperhatikan secara khusus untuk perkembangan kekristenan saat ini?

  3. Regarding “12 foolishness that you believed” the article that you wrote is not valid, it’s base on your point of view and immature. Hope you study well about the words and have an intimacy with God, ask Him for wisdom and revelation regarding this. Thank you

    • mari kita sebagai orang percaya saling mendoakan, memuliakan, dan berjuang untuk kemuliaan nama Tuhan…

      also let us learn and grow together so we can unity and strong…

  4. I found your blog from my friend’s link on facebook. Gimana rasanya menjadi tenar mendadak di awal taun 2015?😛
    I like your point of view in “12 Foolishness that I believed”. Am I a christian, too. Waktu baca tulisan itu, cuma bisa senyum-senyum sendiri.😛 Beberapa mengingatkan ke pengalaman sendiri. Thank you for sharing.🙂
    Nice to know you, Yoel. Oh ya, saya sudah follow blog dan IG nya. Suka foto-foto IG nya.🙂 Keep writing the good article, Yoel!🙂

    – Jojo

  5. pemahaman yoel tentang kekristenan sangat dangkal, bisa dikatakan masih bayi, tulisan kamu mengenai 12 kebodohan gw sebagai orang kristen menunjukan pribadi kamu sebagai manusia sarxikos ( DUNIAWI ) bukan manusia pneumatikos (ROHANI ), kalau belum tau apa2 mengenai kekristenan lebih baik jangan berkomentar hanya berdasarkan pengalaman pribadi, ada kebebasan dalam mengutarakan pendapat, tapi bukan dalam kebodohan dan pikiran yang tumpul……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s